AKU BUKAN AR-RUMI

terpikir olehku seputar dinamika berputar-putarnya Ar-Rumi, sebagai sebuah bentuk penghayatan atas kehidupan dan mencoba untuk menghadapkan wajah padaNya dalam makna religiusitas kehambaan. dan akhirnya akupun berputar-putar pusinglah jadinya…!
Lalu aku hanya berteriak sekencang angin tapi tak mampu melebihinya, menggelegar seolah guntur tapi tak mampu melebihinya..
aku hanya berbisik seperti desir pasir dipantai
aku bukan Rumi.

AKU adalah AKU yang sedang belajar menjadi AKU

[sioed@ 15 September 2012]

Posted on September 15, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: